Dasar - Dasar Dart

| Author | Editor |
1 September 2025
40 minutes

Dasar - Dasar Dart

Hello world

Agar kode dalam file dart bisa dijalankan, maka kode tersebut harus memiliki fungsi main. Di bawah ini kami berikan contoh program untuk menampilkan kalimat “Hello world”.

void main() {
    print("Hello world");
}

Terlihat ada tanda baca ; di akhir fungsi print. Tanda baca tersebut berguna untuk mengakhiri barisan.

Penggunaan variabel

Seperti halnya di matematika, pemrograman juga memiliki konsep variabel. Variabel, sederhananya, merupakan sebuah wadah yang di dalamnya berisi nilai (value).

void main() {
String name = "Baim";
int age = 19;
  var city = "Bogor";
  
  print("Hello my name is $name.");
  print("I'm $age years old, from $city.");
}

Di atas, terlihat ada tiga buah variabel, yakni variabel name, age, dan city. Masing-masing dari mereka memiliki value “Baim”, 19, dan “Bogor”.

Lalu, apa makna kata String, int, dan var sebelum nama variabel? Ternyata, istilah-istilah tersebut digunakan untuk mendeklarasikan tipe data dalam variabel. Keyword String berarti value dari variabel name merupakan rangkaian karakter atau teks. Keyword int berarti integer atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti bilangan bulat. Dan keyword var berarti variabel tersebut bisa diisi oleh tipe data apa pun.

Operators

Seperti halnya dalam matematika, pemrograman juga memiliki konsep operator. Operator adalah simbol yang memberitahu kompiler untuk melakukan operasi tertentu. Di Dart, terdapat beberapa jenis operator yang sering digunakan, antara lain operator aritmatika, operator perbandingan, dan operator logika.

  • Operator Aritmatika

    digunakan untuk melakukan operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan sisa bagi (modulus).

    void main() {
    int a = 10;
    int b = 5;
    
       print('Addition: ${a + b}'); // Penjumlahan
       print('Subtraction: ${a - b}'); // Pengurangan
       print('Multiplication: ${a * b}'); // Perkalian
       print('Division: ${a / b}'); // Pembagian
       print('Modulus: ${a % b}'); // Sisa bagi
    }
    

    Di atas, terdapat dua variabel a dan b dengan nilai masing-masing 10 dan 5. Kemudian, dilakukan operasi aritmatika menggunakan operator +, -, *, /, dan %.

  • Operator Perbandingan

    Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan dua nilai dan menghasilkan nilai boolean (true atau false).

    void main() {
        int a = 10;
        int b = 5;
    
        print('Equal: ${a == b}'); // Apakah a sama dengan b?
        print('Not equal: ${a != b}'); // Apakah a tidak sama dengan b?
        print('Greater than: ${a > b}'); // Apakah a lebih besar dari b?
        print('Less than: ${a < b}'); // Apakah a lebih kecil dari b?
        print('Greater than or equal to: ${a >= b}'); // Apakah a lebih besar atau sama dengan b?
        print('Less than or equal to: ${a <= b}'); // Apakah a lebih kecil atau sama dengan b?
    }
    
  • Operator Logika

    Operator logika digunakan untuk mengkombinasikan dua nilai boolean. Terdapat tiga operator logika utama di Dart, yaitu && (AND), || (OR), dan ! (NOT).

    void main() {
        bool isTrue = true;
        bool isFalse = false;
    
        print('AND: ${isTrue && isFalse}'); // AND
        print('OR: ${isTrue || isFalse}'); // OR
        print('NOT: ${!isTrue}'); // NOT
    }
    

    Di atas, terdapat dua variabel boolean isTrue dan isFalse dengan nilai true dan false. Kemudian, dilakukan operasi logika menggunakan operator &&, ||, dan !.

    Dengan memahami penggunaan operator di Dart, Anda dapat melakukan berbagai operasi pada data dengan lebih efisien dan efektif. Selamat belajar!

Control Flow

Control flow atau kontrol aliran digunakan untuk mengarahkan jalannya eksekusi program berdasarkan kondisi tertentu. Dart mendukung pernyataan kondisional dan perulangan.

  • If-Else Statement

    If-Else statement digunakan untuk melakukan pengujian kondisi dan menjalankan blok kode tertentu jika kondisi terpenuhi.

    void main() {
        int number = 10;
    
        if (number > 0) {
            print('Positive');
        } else if (number < 0) {
            print('Negative');
        } else {
            print('Zero');
        }
    }
    

    Di atas, terdapat variabel number yang diuji dengan If-Else statement. Jika nilai number lebih besar dari 0, maka akan dicetak “Positive”. Jika tidak, akan dilanjutkan ke kondisi berikutnya.

  • For Loop

    For loop digunakan untuk melakukan iterasi atau perulangan sejumlah kali tertentu.

    void main() {
        for (int i = 0; i < 5; i++) {
            print('For loop: $i');
        }
    }
    

    Di atas, terdapat perulangan menggunakan For loop yang akan mencetak nilai i dari 0 hingga 4.

  • While Loop

    While loop digunakan untuk melakukan iterasi atau perulangan selama kondisi tertentu terpenuhi.

    void main() {
        int j = 0;
        while (j < 5) {
            print('While loop: $j');
            j++;
        }
    }
    

    Di atas, terdapat perulangan menggunakan While loop yang akan mencetak nilai j dari 0 hingga 4.

  • Do-While Loop

    Do-While loop mirip dengan While loop, namun pernyataan di dalam blok kode akan dieksekusi setidaknya satu kali sebelum kondisi dicek.

    void main() {
        int k = 0;
        do {
            print('Do-While loop: $k');
            k++;
        } while (k < 5);
    }
    

    Di atas, terdapat perulangan menggunakan Do-While loop yang akan mencetak nilai k dari 0 hingga 4.

    Dengan memahami konsep control flow atau kontrol aliran di Dart, Anda dapat mengatur jalannya eksekusi program dengan lebih fleksibel sesuai dengan kondisi yang diberikan. Selamat belajar!

Functions

Function adalah blok kode yang dapat digunakan untuk melakukan tugas tertentu. Dart mendukung pembuatan dan pemanggilan function.

  • Deklarasi Function

    Function dideklarasikan menggunakan kata kunci void (jika tidak mengembalikan nilai) atau tipe data yang dikembalikan, diikuti oleh nama function dan parameter (jika ada).

    // Function tanpa parameter dan tanpa nilai kembali
    void greet() {
        print('Hello!');
    }
    
    // Function dengan parameter dan tanpa nilai kembali
    void greetWithName(String name) {
        print('Hello, $name!');
    }
    
    // Function dengan parameter dan nilai kembali
    int add(int a, int b) {
        return a + b;
    }
    

    Di atas, terdapat contoh deklarasi function tanpa parameter, dengan parameter, dan dengan nilai kembali.

  • Pemanggilan Function

    Function dipanggil dengan menggunakan nama function diikuti oleh argumen (jika ada).

    void main() {
        greet(); // Memanggil function tanpa parameter
        greetWithName('Sulaiman'); // Memanggil function dengan parameter
        int result = add(3, 5); // Memanggil function dengan nilai kembali
        print('Result: $result');
    }
    

    Di atas, terdapat contoh pemanggilan function yang telah dideklarasikan sebelumnya.

    Dengan menggunakan function, Anda dapat memecah kode menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola, serta dapat digunakan kembali di berbagai bagian program. Selamat belajar!

Tags

dart mobile beginner